Kisah Sahabat Nabi Muhammad Lengkap

Sahabat nabi adalah orang-orang yang beruntung karena hidup di zaman Nabi Muhammad Saw.. Penasaran bagaimanakah kisah-kisah dari sahabat Nabi? Berikut adalah rangkuman singkat para sahabat Nabi. Untuk membaca kisah lengkapnya silahkan klik nama sahabat nabi yang ingin dibaca..

A’shim bin Tsabit

A’shim Bin Tsabit adalah sahabat Nabi yang terkenal dengan Kisah Jasadnya yang Tidak Terjamah dan bahkan dikerumuni oleh lebah. Jasad A’shim Bin Tsabit telah dijaga Allah dan ia dijamin masuk ke surga Allah.

Abbad bin Bisyrin

Abbad Bin Bisyrin adalah sahabat Nabi yang sangat gagah berani. Ia memiliki keterampilan yang sangat baik dalam berperang melawan orang-orang kafir. Abbad bi Bisyrin terkenal dengan kisanya Tiga Panah Menancap di Tubuhnya.

Abdullah bin Abbad

Abdullah bin Abbad adalah sahabat Nabi yang selalu mendapatkan kemuliaan karena ketaqwaan yang ia miliki. Abdullah bin Abbad juga orang yang sangat rajin puasa dan mendirikan salat malam.

Abdullah bin Hudzafah Al Sahmy

Abdullah Bin Hudzafah Al Sahmy adah sosok sahabat Nabi yang dikenal karena keimanannya yang sangat kuat terhadap Islam. Kisahnya terkenal karena mampu membuat kaisar menyerah untuk mengajak ia masuk Nasrani. Abdullah bin Hudzafah Membebaskan Tawanan Muslim.

Abdullah bin Jahsy

Abdullah Bin Jahsy adalah seseorang yang begitu dekat sekali dengan Nabi Saw dan ia adalah orang yang pertama kali memeluk agama Islam. Abdullah Bin Jahsy merupakan orang muslim pertama yang mendapatkan gelar Amirul Mukminin.

Abdullah bin Mas’ud

Abdullah Bin Mas’ud adalah sahabat Nabi pertama yang berani membaca alquran dengan suara yang keras. Ketika wafat, lisan Abdullah Bin Mas’ud basah dengan zikir-zikir kepada Allah dan penuh dengan ayat-ayat alquran.

Abdullah bin Salam

Abdullah bin Salam adalah sahabat Nabi yang dahulunya adalah seorang pendeta Yahudi dan menyiarkan agama-agama Musa. Ia kemudian masuk ke agama Islam setelah mendapat hidayah dari Allah.

Abdullah bin Ummi Maktum

Abdullah bin Ummi Maktum adalah sahabat Nabi yang juga masih kerabat beliau. Ia terlahir buta namun memiliki keimanan yang sangat kuat. Ia termasuk salah satu orang pertama yang masuk Islam dan ia adalah sosok yang suka adzan.

Abdurrahman Bin Auf

Abdurrahman Bin Auf adalah sahabat Nabi yang terkenal sangat pandai dalam berdagang. Ia juga termasuk salah stau orang yang dijamin masuk surga. Kita juga bisa baca langsung Sejarah Hidup Abdurrahman bin Auf dikenal sebagai Orang Sukses di zaman Nabi.

Abu Al Ash Bin Ar-Rabi

Abu Al Ash Bin Ar-Rabi adalah sahabat Nabi yang sekaligus juga menantunya karena menikahi puteri beliau yakni Zainab. Dahulunya ia adalah non muslim hingga akhirnya ia masuk Islam.

Abu Darda

Abu Darda adalah sahabat Nabi yang terkenal memiliki sifat yang rajin beribadah, taat dan tidak mudah menyerah. Abu Darda  adalah sahabat yang paling terakhir masuk Islam namun bagus keislamannya, seorang faqih, pandai dan bijaksana. Inilah Kisah Sahabat Nabi Abu Darda Radhiyallahu Anhu yang Bisa kita baca.

Abu Dzar Al Ghifary (Jundub Bin Junadah)

Jundub bin Junadah atau Abu Dzar adalah ahabat Nabi yang memiliki keberanian dan cerdas dan wawasan yang begitu luas. Ia mencari sendiri agama yang benar di tengah-tengah kemusyrikan lingkungannya.

Abu Hurairah Al Dausy

Abu Hurairah Al Dausy adalah sahabat Nabi yang lahid di Yaman. Abu Hurairah dikenal sebagai perawi hadis terbanyak dan hafal dengan semua hadis. Ia juga dikenal sebagai sosok orang yang menyukai kucing.

Abu Sufyan bin Al Harits

Abu Sufyan bin Al Harits adalah sahabat sekaligus sepupu sanga Baginda Rasul. Meski keduanya bersaudara, namun Abu Sufyan awalnya sangat memusuhi sang Nabi hingga akhirnya menyadari kesalahannya dan masuk Islam.

Abu Thalhah Al Anshary (Zaid Bin Sahl)

Abu Thalhah Al Anshary (Zaid Bin Sahl) adalah sahabat Nabi yang terkenal dengan suaranya yang menggelegar sekali. Ia juga dikenal dengan sahabat yang suka berderma.

Abu Ubaidah Ibnu Al Jarrah

Abu Ubaidah bin Jarrah adalah seorang panglima perang yang mendapat julukan Al-Amin. Abu Ubaidah terkenal sebagai panglima perang yang sangat kuat bahkan ia memerangi ayahnya sendiri yang kafir. Abu Ubaidah bin Al-Jarrah Orang Kuat Kepercayaan Nabi yang perlu kita pelajari sejarahnya.

Ady bin Hatim Al Tha’i

Ady Bin Hatim Al Tha’i adalah seorang sahabat Nabi yang awalnya begitu membangkang pada ajaran Islam. Dahulunya ia adalah seorang raja dari bangsa Arab yang akhirnya masuk Islam. Setelah masuk Islam, ia menjadi sosok orang yang taat dan patuh kepada Rasulullah Saw. Kisah Sahabat Rasulullah Adi bin Hatim at-Tha’i perlu kita ambil hikmanya

Al Bara’ bin Malik Al Anshary

Al Bara’ Bin Malik Al Anshary merupakan sosok pejuang di masa Nabi. Ia adalah orang yang hebat, bahkan ia berhasil membunuh 100 orang musyrik dalam sekali perang. Al Bara’ Bin Malik Al Anshary adalah orang yang gagah berani, pantang menyerah, dan Merupakan Ujung Tombak Pasukan Islam.

Al Rabi’ bin Ziyad Al Haritsi

Al Rabi’ Bin Ziyad Al Haritsi adalah sahabat Nabi yang terkenal sangat gagah berani. Ia ditunjuk sebagai Panglima Perang Manadzir dan ia adalah sosok orang yang kuat dan bisa melawan musuh-musuhnya.

Al Thufail bin ‘Amr Al Dausy

Al Thufail Bin ‘Amr Al Dausy adalah sahabat Nabi yang suka sekali memberi makan orang yang lapar. Sosoknya juga suka memberi perlindungan bagi orang yang ketakutan dan orang-orang yang memohon perlindungan. Ia mati syahid di perang Yarmuk. Inilah Sepenggal Kisah Keimanan Ath-Thufail bin Amr ad-Dausi.

Amr bin Jamuh

Amr bin Jamuh adalah sahabat Nabi yang masuk Islam di usia 60 tahun. Ia meninggal dalam keadaan mati syahid saat perang uhud. Ia terkenal dengan kisahnya yang meskipun ia pincang, namun ia tetap ingin berjuang melawan kemusyrikan.

An Nu’man bin Muqarrin Al Muzani

Nu’man bin Muqarrin adalah sahabat Nabi yang terkenal dengan keberaniannya dalam berperang melawan bangsa Persia. Ia adalah panglima perang yang memiliki andil besar dalam mengalahkan musuhnya di medan perang hingga meraih kemenangan besar.

Anas bin Malik

Anas bin Malik adalah sahabat Nabi yang mendapat anugerah dari Allah Swt karena ia bisa hidup dalam bimbingan Rasulullah Saw selama 10 tahun lamanya. Anas bin Malik juga merupakan perawi hadits Rasul dan menjadi perawi terbanyak setelah Abu Hurairah dan Abdullah bin Umar. Anas bin Malik  adalah Sosok Sahabat yang Sangat Setia pada Rasulullah.

Bilal bin Rabah

Bilal bin Rabah adalah muadzin yang memiliki suara yang  sangat merdu. Ia adalah sahabat Nabi yang memiliki sejarah hidup yang hebat dalam memperjuangkan akidah Islam. Bilal bin Rabah Muazzin Pertama Islam

Dzu Al Bijadain (Abdullah al-Muzani)

Dzu Al Bijadain adalah sahabat Nabi yang memiliki nama Abdullah al-Muzani. Dzu Al Bijadain merupakan sahabat Nabi yang sangat beruntung karena jasadnya disalati dan didoakan langsung oleh Baginda Rasul.

Fairuz Al Dailamy

Fairuz Al Dailamy adalah sahabat Nabi yang berasal dari Arab dan Persia. Fairuz Al Dailamy terkenal dengan kisahnya yang berhasil untuk menumpas kejahatan sorang nabi palsu yang bernama  Aswad al-Ansi. Fairuz ad-Dailami dari Keluarga yang Diberkahi.

Habib bin Zaid Al Anshary

Habib Bin Zaid Al Anshary adalah sahabat Nabi yang setia mendampingi nabi. Ia memiliki keteguhan hati untuk terus berada di sisi Rasulullah Saw.

Hakim bin Hazam

Hakim Bin Hazam adalah sahabat Nabi yang dilahirkan di dekat ka’bah. Ia terkenal dengan sifat zuhudnya dan mendermakan semua hartanya di jalan Allah.

Hudzaifah bin Yaman

Hudzaifah bin Yaman adalah sahabat Nabi yang sejak tumbuh di keluarga muslim. Hudzaifah merupakan sahabat Nabi yang dikenal menjadi oang kepercayaan Nabi dan mengetahui rahasia Nabi.

Ikrimah bin Abu Jahl Al Makhzumy

Ikrimah bin Abu Jahl Al Makhzumy adalah seorang sahabat Nabi yang mana ayahnya adalah seorang kafir Quraisyi yang sangat membenci Islam. Setelah mendapat hidayah dari Allah Swt, Ikrimah masuk agama Islam dan menjadi seseorang yang pemberani. Keteladanan Ikrimah bin Abu Jahal Al Makhzumy bisa kita contoh.

Ja’far bin Abi Thalib

Ja’far bin Abi Thalib adalah sahabat Nabi yang sangat pemberani dan kuat. Ia terkenal dengan kehebatannya dalam menghadapi pasukan Romawi yang berada di negeri Syam. Ia wafat dalam keadaan mati syahid.

Jabir bin Abdillah Al Anshary

Jabir bin Abdillah Al Anshary adalah sahabat Nabi kelahiran kota Yastrib Mekah.  Jabir bin Abdillah Al Anshary terkenal dengan sahabat yang meriwayatkan hadis-hadis Nabi.

Khabbab bin Al Aratti

Khabbab bin Al Aratti  adalah sahabat Nabi yang berasal dari Bani Tamin dan terkenal sebagai pande besi. Ya,  Khabbab bin Al Aratti sangat pandai dalam membuat pedang, tombak dan berbagai macam alat peperangan.

Khalid bin Said bin Al Ash

Khalid Bin Said Bin Al Ash adalah sahabat Nabi dari kaum Quraisyi dan sangat kaya raya. Ia termasuk salah satu orang yang pertama masuk Islam. Ia dikenal dengan kepribadiannya yang sangat tenang.

Khalid bin Zaid Al Najary

Khalid bin Zaid Al Najary memiliki nama asli Abu Ayub Al Anshary. Allah telah mengharumkan nama Khalid bin Zaid dari timur hingga ke barat negeri. Allah telah meninggikan derajatnya dengan menjadikan benteng konstatinopel sebagai tempat persinggahan terakhirnya.

Majza’ah bin Tsaur al Sadusy

“Majza’ah bin Tsaur adalah sahabat Nabi yang terkenal dengan jiwa patriotismenya. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat pemberani dan mampu membunuh seratus orang kafir dan musyrik.

Muadz bin Jabal

Muadz bin Jabal adalah sahabat Nabi yang termasuk ke dalam orang pertama yang memeluk agama Islam. Muadz bin Jabal terkenal dengan kecerdasannya dan suka menimba ilmu dan mengamalkannya.

Nu’aim bin Mas’ud

Nu’aim bin Mas’ud adalah sahabat Nabi yang terkenal dengan kecerdikannya. Ia sangat pandai melemahkan siapa saja yang menjadi lawan-lawannya dengan kecerdikan yang ia miliki.

Rabi’ah Bin Ka’b

Rabi’ah Bin Ka’b adalah sahabat Nabi yang melayani Nabi hingga akhir hayat Rasul. Rabi’ah Bin Ka’b melayani apapun yang menjadi kebutuhan sang Nabi termasuk saat Sang Nabi ingin melaksanakan shalat tahajud.

Sa’d bin Abi Waqash

Sa’d bin Abi Waqash Sahabat Rassullah yang selalu bersinar dan ia telah masuk Islam sejak usia muda. Ia adalah sosok sahabat yang memiliki perasaan lembut dan berbakti kepada kedua orang tuanya.

Said bin ‘Amir

Said bin ‘Amir adalah sahabat Nabi yang terkenal gemar menolong. Said bin ‘Amir Al Jumahy merupakan seseorang yang suka mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingannya, sekalipun ia berada dalam kondisi yang begitu mendesak. Said bin ‘Amir merupakan Gubernur yang Mendahulukan Kepentingan Rakyat.

Said bin Zaid

Said bin Zaid Lelaki yang Sangat Istimewa merupakan sahabat Nabi yang berperan penting dalam penaklukan kota Damaskus. Ia adalah satu dari sekian sahabat Nabi yang dijamin masuk ke surga.

Salamah bin Qais Al Asyjai’

Salamah bin Qais Al Asyjai’adalah sahabat Nabi yang terkenal dengan keahliannya dalam berperang. Ia berhasil menaklukkan kota Ahwaz. Ia adalah sosok panglima perang yang gagah berani.

Salman al-Farisi

Salman al-Farisi adalah sahabat Nabi yang pada awal hidupnya adalah seorang bangsawan dari Persia yang menganut agama Majusi. Namun dia tidak merasa nyaman dengan agamanya. Pergolakan batin itulah yang mendorongnya untuk mencari agama yang dapat menentramkan hatinya. Bagaimana Kisah Salman Al-Farisi dalam Mencari Hidayah.

Shuhaib Al Rumy

Shuhaib Al Rumy adalah sahabat Nabi yang sangat setia mendampingi sang Rasul. Ia dahulunya adalah pedagang yang sangat kaya raya dan rela meninggalkan kekayaannya demi menimba agama Islam.

Suraqah Bin Malik

Suraqah Bin Malik adalah sahabat Nabi yang terkenal dengan kegigihannya mengejar sang baginda Nabi untuk membunuhnya karena memenuhi sayembara orang-orang kafir Quraisyi. Setelah mengejar Nabi dan gagal, ia mendapatkan mukjizat untuk masuk Islam.

Thalhah bin Ubaidillah Al Taimy

Thalhah bin Ubaidillah Al Taimy adalah sahabat Nabi yang juga biasa dipanggil dengan nama Abu Muhammad. Ia adalah sosok orang yang suka sekali menepati janji dan tidak pernah mengingkarinya.  Thalhah bin Ubaidillah Al Taimy merupakan Delapan Orang Pertama yang Menerima Islam.

Tsabit Qais Al Anshary

Tsabit Qais adalah sahabat Nabi yang dipercaya oleh beliau untuk menjadi seorang juru bicara beliau. Tsabit Qais memiliki kepribadian yang pandai dalam berkomunikasi karena bicaranya sangat tegas dan lugas.

Tsumamah bin Utsal

Tsumamah bin Utsal adalah sahabat Nabi yang menjadi pemimpin Yamamah dan ia terkenal dengan embargo ekonominya yang melemahkan kum kafir Quraisyi. Kebijakannya tersebut membuat orang-orang kafir kesulitan dalam hal pangan dan kesulitan dalam hal ekonomi.

Umair bin Sa’d Al Anshary

Umair bin Sa’d Al Anshary adalah sahabat Nabi yang sudah memeluk Islam sejak usianya 10 tahun. Sejak usianya belia ia telah mengikuti berbagai peperangan bersama Nabi dan melawan orang-orang kafir. Umair Bin Sa’ad Al Anshary Merupakan Gubernur di Suriah yang Disegani Umar bin Khattab.

Umair bin Wahab

Umair bin Wahab adalah sahabat Nabi yang dahulunya suka sekali menentang ajaran Islam di kampungnya. Namun kemudian ia masuk ke Islam dan membuatnya gemar berdakwah di Mekkah. Dari dakwahnya tersebut, banyak orang yang memeluk agama Islam.

Uqbah bin Amir Al Juhany

Uqbah bin Amir Al Juhany adalah sahabat Nabi yang sangat setia untuk mendampingi beliau. Ilmu pengetahuan dan jihad adalah dua hal yang menjadi cita-citanya.

Usaid bin Al Hudhair

Usaid bin Al Hudhair adalah sahabat Nabi yang sangat mencintai alquran dan Rasulullah Saw. Usaid adalah sahabat Nabi yang paling suci dan paling jujur. Ia juga sosok yang sangat beriman saat membaca Al Qur’an atau mendengarkan ayat-ayat Allah.

Usamah bin Zaid

Usamah bin Zaid adalah sahabat kesayangan Nabi. Ia memiliki sosok sahabat yang amat cerdas dan pemberani yang luar biasa. Ia memiliki sifat yang bijak dan dapat menempatkan segala urusan pada tempatnya. Usamah bin Zaid bin Haritsah adalah Seorang Panglima Perang Islam.

Utbah bin Ghazwan

Utbah bin Ghazwan adalah sahabat Nabi yang terkenal dengan kezuhudannya. Ia adalah seorang muhajirin yang masuk Islam. Setelah masuk Islam, ia menyerahkan semua hartanya dan hanya mengabdi di jalan Allah.

Utsman bin Affan

Utsman bin Affan adalah sahabat Nabi yang juga menjadi seorang pemimpin atau khalifah menggantikan sang Baginda Nabi setelah wafat. Inilah Biografi Singkat Utsman bin Affan.

Wahsy Bin Harb

Wahsy Bin Harb adalah sahabat Nabi yang dahulunya adalah seorang budak. Wahsy Bin Harb berasal dari Ethiopia dan terkenal dengan keahliannya melempar tombak ke arah lawan.

Zaid Al Khair

Zaid Al Khair adalah sahabat Nabi yang sangat taat dan bertaqwa semenjak ia memeluk agama Islam. Sejak ia menjadi seorang muslim hingga wafat tidak ada kesempatan yang Zaid Al Khair gunakan untuk terjerumus ke dalam perbuatan dosa.

Zaid bin Haritsah

Zaid bin Haritsah adalah orang yang dipercaya oleh Rasulullah untuk menyimpan rahasia beliau. Ia juga adalah orang yang ditunjuk sebagai panglima delegasi dan pasukan Rasul.

Zaid Bin Tsabit Al Anshary

Zaid Bin Tsabit Al Anshary adalah sahabat Nabi yang menjadi tangan kanan sang Nabi untuk menghimpun menuliskan dan ayat-ayat suci alquran. Namanya terkenal sebagai penulis wahyu.

Penghuni Neraka Saqar

Neraka Saqar Dan Penghuninya

Neraka Saqar Merupakan Neraka Urutan Yang Ke-5.
Disebut saqar, Artinya Menghanguskan.Karena Neraka Itu Sangat² Panas. Penyebutan Neraka Saqar Diceritakan Dalam Surah Al-Mudassir.
.
Siapa Sajakah Penduduk/penghuni/Yang Akan Dimasukan ke Neraka Saqar?
1. ORANG YANG MENINGGALKAN/TIDAK MENGERJAKAN SHOLAT.
.
“Apa yang memasukan kamu Kedalam Saqar?
Mereka Menjawab; Kami Dahulu Bukan Orang Yang Mengerjakan Sholat”
Qs.Al-Mudassir ayat 42-43
.
2. TDK MEMBERI MAKAN ORANG MISKIN
“Dan kami tdk pula memberi makan orang miskin”
QS.Al-mudassir:44
.
3. ORANG YANG MEMBICARAKAN YANG BATHIL
“Dan adalah kami membicarakan yg bathil”
QS.Al-Mudassir: 45
.
4.MENDUSTAKAN HARI PEMBALASAN
“Dan adalah kami mendustakan hari pembalasan”
QS Al-Mudassir: 46
.
Hingga Dtg kematian kpd mereka…
Maka syafaat tdk berguna untuk mereka….
Dan kenapa mereka ( Orang Kafir ) berpaling dari peringatan Allah…
.
Semoga Kita Bukan Termasuk Orang Disebutkan Diatas

Memendekan Khutbah Memanjangkan Sholat

Sebagian khatib ada yang memanjangkan khutbahnya sampai terasa membosankan sehingga bagian terakhir lupa pada bagian awalnya. Dan dengan demikian, akhirnya dia memendekkan shalat. Padahal jika melakukan sebaliknya, maka hal itu telah sesuai dengan Sunnah Nabi.
_
Muslim telah meriwayatkan:
“Dari Washil bin Hayyan, dia berkata,
Abu Wa’il berkata, ‘Ammar pernah memberi khutbah kepada kami dengan singkat dan padat isinya. Dan ketika turun, kami katakan kepadanya, ‘Wahai Abu Yaqzhan, sesungguhnya engkau telah menyampaikan dan menyingkat khutbah, kalau saja engkau memanjangkannya.’” Maka dia menjawab, sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya panjangnya shalat seseorang dan pendek khutbahnya menjadi ciri pemahaman yang baik dalam agama. Oleh karena itu, perpanjanglah shalat dan perpendeklah khutbah, dan sesungguhnya di antara bagian dari penjelasan itu mengandung daya tarik.”
(HR.Muslim no 869)
_
Dan dalam riwayat Ahmad disebutkan.
‘Ammar bin Yasir pernah memberi khutbah kepada kami, lalu dia menyampaikannya secara singkat, maka ada seseorang dari kaum Quraisy yang berkata kepadanya, “Sesungguhnya engkau telah menyampaikan ungkapan yang singkat lagi padat, kalau saja engkau memanjangkannya.” Lalu dia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang kami untuk memanjangkan khutbah.” (HR.Ahmad no 18410)
_
 An-Nawawi rahimahullahu mengatakan, “Yang dimaksud dengan hadits di atas adalah bahwa shalat yang lebih dipanjangkan daripada khutbah, bukan panjang yang dapat menyusahkan para makmum.”
_

Meninggalkan Yang Tidak Bermanfaat

Tinggakan yang tidak ada manfaatnya
_
Salah satu tanda kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan yang tidak bermanfaat.
_
Dari Abu hurairah radhiyallahu ‘anhu , dari Nabi shallallahu’ alaihi wa sallam , beliau bersabda, 

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ “ Di antara menguntungkan/Kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat ” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih ).
_
Di antara tanda baiknya seorang muslim adalah ia meninggalkan hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat. Waktunya diisi hanya dengan hal yang bermanfaat untuk dunia dan akhiratnya. Sedangkan tanda orang yang tidak baik islamnya adalah sebaliknya.
_
Hadits ini mengandung makna bahwa di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baik berupa perkataan atau perbuatan. (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 1: 288)

Tanda baiknya seorang muslim adalah dengan ia melakukan setiap kewajiban. Juga di antara tandanya adalah meninggalkan yang haram sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ “Seorang muslim (yang baik) adalah yang tangan dan lisannya tidak menyakiti orang lain” (HR. Bukhari no. 10 dan Muslim no. 40). Jika Islam seseorang itu baik, maka sudah barang tentu ia meninggalkan pula perkara yang haram, yang syubhat dan perkata yang makruh, begitu pula berlebihan dalam hal mubah yang sebenarnya ia tidak butuh. Meninggalkan hal yang tidak bermanfaat semisal itu menunjukkan baiknya seorang muslim.
_
Maka mulai sekarang tinggalkan hal yang tidak bermanfaat seperti,
Debat di kolom komentar,
Memfollow akun-akun unfaedah, dan memposting yang tidak ada manfaatnya.

Manfaatkan Bulan Ramadhan

Marhaban Yaa Ramadhan

Alhamdulillah kita disampaikan oleh Allah menemui bulan Ramadhan tahun ini. Karena banyak saudara kita…yang ingin bertemu bulan Ramadhan tahun ini namun Allah telah memanggilnya terlebih dahulu.
_
Mari gunakan kesempatam Ramadhan ini sebaik-baiknya, jangan disia-siakan…
_
Kejar ampunannya, perbanyak baca quran..dan ibadah dimaksimalkan.
_
Bulan Ramadhan ialah bulan yang penuh kebaikan di dalamnya, di dalamnya Al-qur’an di turunkan dan sytan-syetan di belenggu, bulan Ramadhan ialah bulan yang Allah membebaskan sebagian manusia dari Neraka,
Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إذا كان أول ليلة من شهر رمضان صفدة الشياطين و مردة الجن، وغلقت أبواب النار فلم يفتح منها باب، وفتحت أبواب الجنة فلم يغلق منها باب، وينادي مناد: يا باغي الخير أقبل، يا باغي الشر أقصر، والله عتقاء من النار وذلك كل ليلة
“Jika telah datang awal malam Bulan Romadhon, diikatlah para Setan dan Jin-jin yang Jahat, Ditutup Pintu -pintu Neraka, tidak ada satu pintupun yang Dibuka, dan Dibukalah Pintu-pintu Surga, tidak ada satu pintupun yang Tertutup, berseru seorang penyeru: wahai orang yang ingin Kebaikan lakukanlah, wahai orang yang ingin Kejelekan Kurangilah. Dan bagi Alloh Membebaskan sejumlah orang dari Neraka. Hal itu terjadi pada Setiap Malam.” (HR. Tirmidzi).
_
Oleh karena itu marilah kita jadikan Momentum ini untuk ketaatan sekaligus madrasah untuk membiasakan diri beramal shalih sehingga jiwa terdidik untuk melaksanakan ketaatan-ketaatan di sebelas bulan lainnya.
_
Semoga Allah memudahkan kita melakukan ‘amalan-‘amalan shalih di bulan Ramadhan, sehingga kita memanen buah ketakwaan dari Ramadhan.
_
Abu Bakr Al-Balkhi rahimahullah pernah mengatakan:

شَهْرُ رَجَب شَهْرُ الزَّرْعِ، وَشَهْرُ شَعْبَانَ شَهْرُ سُقْيِ الزَّرْعِ، وَشَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرُ حَصَادِ الزَّرْعِ.
.
“Bulan Rajab adalah bulan menanam, bulan Sya’ban adalah bulan menyirami tanaman dan bulan Ramadhon adalah bulan memanen tanaman.”

Komik Islami Hamba Yang Menang

Hamba yang menang dan hamba yang celaka

Di Akhir Ramadhan nanti hanya ada 2 status, Hamba yang menang (Diampuni dosanya) dan hamba celaka.
.
Hamba yang menang (Diampuni dosanya) adalah hamba yang memanfaatkan sebaik-baiknya waktu Dibulan Ramadhan. beribadah semaksimal mungkin, Mengisi waktu luang dengan membaca Al-Qur’an, belajar, menghafal, dan senantiasa berdoa meminta Ampunan.
.
Sedangkan hamba yang celaka, Hamba yang tidak memperolah ampunan dan ganjaran(pahala) besar lainya.
Itu hamba yang menyia-nyiakan waktu Dibulan Ramadhan, Mengisi waktu dengan mengkhatamkan level game, Lebih banyak tidur dan rebahan daripada membaca Qur’an, Bangun-bangun memjelang adzan,
Astagfirullah.
.
Dibulan akhir Ramadhan nanti ada golongan yang sudah mengkhatamkan Qur’an beberapa kali, Hafal beberapa surah panjang, Tamat buku kajian dan memperoleh ilmu baru.
_
Dan ada golongan yang sudah mengkhatamkan level” Game, selesei menamatkan Drakor, Mendengarkan ratusan lagu, menghafal berapa lagu, dan tidak bertambah ilmu dan Agamanya.
_
Tinggal pilih saja mau di golongan mana…

Komik Islami Merapatkan Shaf

Komik Islami Merapatkan Shaf

Kemarin aku di masjid dekat rumahku, niatku untuk menyempurnakan shalat ku, tapi banyak orang yang belum tahu akan hal itu… Anas radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Luruskanlah shaf-shaf kalian, karena lurusnya shaf termasuk kesempurnaan shalat.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 723 dan Muslim, no. 433]

Menutup Aurat

Sebagian orang menyatakan bahwa memakai jilbab itu tidak wajib, yang wajib adalah menutup aurat. Pernyataan ini muncul karena tidak paham definisi jilbab. Allah ta’ala menyebut istilah jilbab dalam firman-Nya:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin agar hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka…” (QS. Al Ahzab: 59).

Dalam ayat ini Allah perintahkan menjulurkan jilbab dengan menggunakan عَلَيْهِنَّ (‘alaihinna), kata ganti “hunna” merujuk pada keseluruhan bagian dari istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin. Bukan hanya kepala saja.

Maka sebagian ulama mendefinisikan jilbab adalah keseluruhan pakaian wanita yang menutup dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Dalam kitab Fathul Qadir, Asy Syaukani membawakan beberapa penjelasan ulama mengenai jilbab,

قَالَ الْجَوْهَرِيُّ: الْجِلْبَابُ: الْمِلْحَفَةُ، وَقِيلَ: الْقِنَاعُ، وَقِيلَ: هُوَ ثَوْبٌ يَسْتُرُ جَمِيعَ بَدَنِ الْمَرْأَةِ، كَمَا ثَبَتَ فِي الصَّحِيحِ مِنْ حَدِيثِ أُمِّ عَطِيَّةَ أَنَّهَا قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِحْدَانَا لَا يَكُونُ لَهَا جِلْبَابٌ، فَقَالَ: «لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا» قَالَ الْوَاحِدِيُّ: قَالَ الْمُفَسِّرُونَ: يُغَطِّينَ وجوههنّ ورؤوسهنّ إِلَّا عَيْنًا وَاحِدَةً، فَيُعْلَمُ أَنَّهُنَّ حَرَائِرُ فَلَا يعرض لهن بِأَذًى. وَقَالَ الْحَسَنُ: تُغَطِّي نِصْفَ وَجْهِهَا. وَقَالَ قَتَادَةُ: تَلْوِيهِ فَوْقَ الْجَبِينِ وَتَشُدُّهُ ثُمَّ تَعْطِفُهُ عَلَى الْأَنْفِ وَإِنْ ظَهَرَتْ عَيْنَاهَا لَكِنَّهُ يَسْتُرُ الصَّدْرَ وَمُعْظَمَ الْوَجْهِ

* Al Jauhari mengatakan, jilbab adalah milhafah (kain yang sangat lebar).
* Sebagian ulama mengatakan, jilbab adalah al qina’ (sejenis kerudung untuk menutupi kepala dan wajah).
* Sebagian ulama mengatakan, jilbab adalah pakaian yang menutupi SELURUH TUBUH WANITA. Sebagaimana dalam hadits shahih, dari hadits Ummu Athiyyah, bahwa ia mengatakan: ‘Wahai Rasulullah, diantara kami ada yang tidak memiliki jilbab’. Lalu Rasulullah menjawab: ‘Hendaknya ada dari kalian yang menutupi saudarinya dengan jilbabnya‘.
* Al Wahidi mengatakan: ‘menurut para ulama tafsir jilbab digunakan untuk menutupi wajah dan kepala mereka kecuali satu matanya saja, sehingga diketahui mereka adalah wanita merdeka sehingga tidak diganggu orang’.
* Al Hasan mengatakan: ‘jilbab digunakan untuk menutupi setengah wajah wanita’.
* Qatadah mengatakan: ‘jilbab itu menutupi dengan kencang bagian kening, dan menutupi dengan ringan bagian hidung. Walaupun matanya tetap terlihat, namun jilbab itu menutupi dada dan mayoritas wajah’” (Fathul Qadir, 4/350).

Memang benar, sebagian ulama mendefinisikan jilbab sebagai kain yang menutupi bagian atas. Ibnu Katsir mengatakan:

وَالْجِلْبَابُ هُوَ: الرِّدَاءُ فَوْقَ الْخِمَارِ. قَالَهُ ابْنُ مَسْعُودٍ، وَعُبَيْدَةُ، وَقَتَادَةُ، وَالْحَسَنُ الْبَصْرِيُّ، وَسَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ، وَإِبْرَاهِيمُ النَّخَعِيُّ، وَعَطَاءٌ الْخُرَاسَانِيُّ، وَغَيْرُ وَاحِدٍ. وَهُوَ بِمَنْزِلَةِ الْإِزَارِ الْيَوْمَ

“Jilbab adalah rida‘ (selendang untuk menutupi bagian atas) yang dipakai di atas khimar. Ini adalah pendapat Ibnu Mas’ud, Ubaidah, Qatadah, Al Hasan Al Bashri, Sa’id bin Jubair, Ibrahim An Nakha’i, Atha’ Al Khurasani, dan selain mereka. Dan menurut definisi ini maka jilbab itu sebagaimana izaar di zaman sekarang” (Tafsir Ibni Katsir, 6/481).

As Sa’di menjelaskan:

وهن اللاتي يكن فوق الثياب من ملحفة وخمار ورداء ونحوه، أي: يغطين بها، وجوههن وصدورهن

“Jilbab adalah yang dipakai di atas pakaian, baik berupa milhafah, khimar, rida’ atau semacamnya, yang dipakai untuk menutupi wajah dan dada mereka” (Taisir Karimirrahman, 671).

Andaikan kita mengambil definisi ini maka tetap saja jilbab itu wajib, karena bagian atas wanita (rambut, leher, pundak, dada) itu adalah aurat yang wajib ditutup.

Dan semua yang dipakai untuk menutupi bagian atas wanita, apapun bahannya dan bentuknya, itu disebut jilbab.

Dan wajibnya berjilbab itu tidak dibatasi tempat, baik di rumah atau di luar rumah, selama ada lelaki ajnabi (yang bukan mahram), wajib berjilbab. Asy-Syarwani berkata,

جَمِيْعُ بَدَنِهَا حَتَّى الْوَجْهِ وَالْكَفَّيْنِ عَلَى الْمُعْتَمَدِ: وَعَوْرَةُ بِالنِّسْبَةِ لِنَظْرِ الْأَجَانِبِ إِلَيْهَا

“Aurat wanita terhadap pandangan lelaki ajnabi, yaitu seluruh tubuh termasuk wajah dan telapak tangan, menurut pendapat yang mu’tamad.” (Hasyiah asy-Syarwani ‘ala Tuhfatul Muhtaaj, 2/112)

Maka kesimpulannya, memakai jilbab itu wajib bagi wanita secara mutlak di depan lelaki ajnabi (yang bukan mahram).

Wallahu a’lam.