Jika Penguasa Khusyuk

. إِذَا خَشَعَ جَبَّارُ الْأَرْضِ رَحِمَ جَبَّارُ السَّمَاءِ

“Jika penguasa bumi khusyu’, penguasa langit merahmati.” ~Hakim Al Mundzir

Lihat kisah ini di: Tarikhul Islam oleh Adz Dzahabi, Al Kamil fit Tarikh oleh Ibnul Atsir, Al Bidayah Wan Nihayah oleh Ibnu Katsir

Komik Islami Lainnnya:

– Komik Islami Keluarga Bahagia Dalam Islam
– Sholat Jangan Buru-Buru
– Komik Pahlawan Islam Anas bin Nadhar
– Komik Mantan Napi Berulah Lagi
– Bantuan Dari Allah Saat Kesulitan
– 3 Hal Yang Dilakukan Saat Bangun Untuk Sahur
– Kenapa Dia Begitu Cinta Al-Qur’an

– Hindari Berkata Kotor
– Perang Melawan Hawa Nafsu
– Jangan Mencari Keburukan Orang
– Komik Islami Tentang Cinta
– Jomblo Halu Kepengen Punya Istri

– Komik Islami Pakai Yang Kanan
– Komik Islami Simple
– Jangan Benci Muslimah Bercadar
– Waspada 3 Pintu Menuju Neraka
– Kalau Sholat Jangan Lari Larian

– Perlunya Kerjasama Dalam Rumah Tangga
– Baju Koko Vs Jersey – Komik Islami
– Dunia Hanya Sementara
– Komik Islami Bahasa Inggris
– Komik Islami Tarawih Surat Pendek

– Kisah Pendek Khutbah Jum’at
– Menunggu Punahnya Corona
– Komik Pendek Islami
– Jangan Pernah Menunda Ibadah
– Komik Islami Hitam Putih

– Parno Karena Batuk Corona
– Komik Islami Doa Pejuang Nafkah
– Komik Islami Muslimah Memanah Dan Tahajud
– Komik Islami Hidup Bahagia
– Komik Islami Nasehat Dan Renungan
– Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia Yang Sebenarnya

– Komik Islami Sakit Penggugur Dosa
– Komik Nasehat Islami Adab Menguap
– Lupa Rakaat Sholat – Komik Islami
– Komik Islami Saling Mendoakan
– Hari Pertama Puasa
– Adab Masuk Rumah Kosong
– Jika Penguasa Khusyuk

Selamat Membaca.. Bantu Kami Dengan Donasi.. Dengan Kontak Businessfwj@gmail.com

Kisah Teladan Umar Bin Abdul Aziz

SEPENGGAL KETELADANAN UMAR BIN ABDUL AZIS

“Sesungguhnya wasiatku kepada anak-anakku hanyalah Allah yang telah menurunkan kitab Alquran sebagai kebenaran dan Dia-lah yang melindungi orang-orang yang shalih. Jika mereka menjadi orang yang shalih dan bertakwa, Allah akan mencukupinya dengan karuniaNya dan Dia akan menjadikan jalan keluar bagi setiap kesulitan yang dihadapi. Namun jika mereka durhaka dan berkubang maksiat, maka sekali-kali aku tidak mau menjadi orang yang membantu mereka dengan harta untuk bermaksiat kepada Allah!.” ~’Umar bin ‘Abdul ‘Azis

Mengenang Sepenggal Kisah Andalusia

711M, Kerajaan Visighot terakhir di Spanyol tengah tertatih-tatih mempertahankan kekuasaannya di utara. Rongrongan pemberontak di bawah komando si tuan keturunan Raja lama, bersikukuh ingin merebut kembali tahta yg telah direbut. Hal inilah yg akhirnya memaksa Raja Roderick untuk menghabiskan malamnya di kamp-kamp militer di perbatasan utara wilayahnya.

Ditengah suasana genting itu, tiba-tiba sebuah surat datang dari selatan berisi;
“Wahai Raja! Telah datang kepada kami sebuah pasukan yg entah dari bumi atau langit! kirimkan lah pasukan bantuan dengan segera!”

Kaget bukan main raja dibuat. Wakilnya, Theodore, tak disangka dikalahkan oleh pasukan entah berantah ditempat yg dulu pernah ditaklukkan. Berita ini benar-benar berhasil mengalihkan perhatian Raja. Tak tanggung, dengan cepat ia kumpulkan pasukannya untuk menuju selatan dan hanya menyisakan beberapa pleton untuk memadamkan para pemberontak di utara yg padahal belum selesai ini.

712M, Raja pun bertemu Thariq di Guadalette, sebuah muara sugai dekat kota Sidonia. Sejarah mencatat, sebuah pertempuran besar kemudian terjadi antara Raja Roderick dengan Pasukan Thariq di tempat ini. Raja yg membawa hampir seratus ribu pasukan, berhasil dikalahkan dengan gemilang oleh pasukan Thariq yg jumlahnya kurang dari dua puluh ribu pasukan.

Pertempuran ini benar-benar mengingatkan kembali pada pertempuran Yarmuk dan Qadisiah yg mana keduanya menjadi kunci bagi pintu-pintu penaklukkan disebuah wilayah. Dan benarlah, disebut-sebut pertempuran Guadalette ini menjadi pintu untuk takluknya Andalusia (Spanyol) ketangan Kaum Muslimin. —————————-

Nasehat Islami Dari Atha bin Abi Rabah

Atha bin Abi Rabah berkata:
“Wahai putera saudaraku, sesungguhnya orang-orang sebelum kita (para sahabat) tidak menyukai banyak bicara. Mereka menganggap bahwa setiap ucapan itu termasuk berlebih-lebihan melainkan dalam rangka membaca dan memahami Kitabullah, atau membaca Hadist yang diriwayatkan dan harus diketahui, atau membahas suatu ilmu yang dengannya dapat menjadi sarana bertaqarrub kepada Allah, atau memerintahkan kepada hal yang makruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar, atau engkau membicarakan tentang kebutuhan dan pekerjaan yang memang harus dibicarakan.”.

Merindukan Sosok Shalahuddin Al Ayyubi

Ditengah kondisi ketertinggalan ini..
kini, setiap muslim pun merindu Shalahuddin,  padahal ia terbaring dalam kuburnya yg sunyi,

Namun tak apa, merindulah, asal jangan meratap.

dan selalu pujilah Allah Azza wajalla
yang telah menjaga bagi kita tiga hal,
yakni Alquran, Hadist dan Sirah!

Serta bersykurlah dengan sebenar-benarnya rasa syukur
dan sungguh, sebenar-benarnya rasa syukur ialah dengan bertambahnya ketaatan.. :’)

Komik Islami Lainnnya:

– Sholat Jangan Buru-Buru
– Komik Pahlawan Islam Anas bin Nadhar
– Komik Mantan Napi Berulah Lagi
– Bantuan Dari Allah Saat Kesulitan
– 3 Hal Yang Dilakukan Saat Bangun Untuk Sahur
– Kenapa Dia Begitu Cinta Al-Qur’an

– Hindari Berkata Kotor
– Perang Melawan Hawa Nafsu
– Jangan Mencari Keburukan Orang
– Komik Islami Tentang Cinta
– Jomblo Halu Kepengen Punya Istri

– Komik Islami Pakai Yang Kanan
– Komik Islami Simple
– Jangan Benci Muslimah Bercadar
– Waspada 3 Pintu Menuju Neraka
– Kalau Sholat Jangan Lari Larian

– Perlunya Kerjasama Dalam Rumah Tangga
– Baju Koko Vs Jersey – Komik Islami
– Dunia Hanya Sementara
– Komik Islami Bahasa Inggris
– Komik Islami Tarawih Surat Pendek

– Kisah Pendek Khutbah Jum’at
– Menunggu Punahnya Corona
– Komik Pendek Islami
– Jangan Pernah Menunda Ibadah
– Komik Islami Hitam Putih

– Parno Karena Batuk Corona
– Komik Islami Doa Pejuang Nafkah
– Komik Islami Muslimah Memanah Dan Tahajud
– Komik Islami Hidup Bahagia
– Komik Islami Nasehat Dan Renungan
– Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia Yang Sebenarnya

– Komik Islami Sakit Penggugur Dosa
– Komik Nasehat Islami Adab Menguap
– Lupa Rakaat Sholat – Komik Islami
– Komik Islami Saling Mendoakan
– Hari Pertama Puasa
– Adab Masuk Rumah Kosong

Selamat Membaca.. Bantu Kami Dengan Donasi.. Dengan Kontak Businessfwj@gmail.com

Kisah Sejarah Mekkah Di Era Khalifah Rasyidah

Majelis mereka bukanlah sebuah majelis formal. Mereka “hanya” sedang duduk bersama. Berbicara ringan namun syarat dengan makna. Mereka membincang asa yang berorientasi kemuliaan hidup di akhirat, bukan saja di dunia.

dan kau tahu? setelah detik demi detik berganti dan waktu pun berlalu. Hijr Ismail menjadi saksi bahwa cita-cita tulus yang mereka katakan, dikemudian hari Allah sampaikan mereka pada takdirnya.

Abdullah bin Zubair benar-benar menjadi khalifah dan penguasa Hijaz selama kurang lebih sembilan tahun. ‘Urwah sungguh menjadi ulama besar di Kota Nabi. Bahkan siapa yang tak kenal dia? Betapa banyak sanat hadits yg telah ia riwayatkan. Begitu pula dengan Mush’ab, ia pun benar menjadi gubernur di Iraq dan juga bisa menikahi dua wanita sholihah yang ketika itu dikenal sangat cerdas dan cantik.

Adapun keinginan yang belum bisa kita lihat adalah ketercapaian harapan Abdullah bin Umar yang tentu menjadi rahasia Allah. Apakah Allah mengampuni dosa-dosa Abdullah bin Umar seperti yang ia harapkan? Wallahu’alam.. Mengenai hal tersebut Imam Adz Dzahabi rahimahullah menuliskan keyakinannya bahwa kelak Allah akan mengampuni dosa-dosa Abdullah bin Umar sebagaimana yang ia inginkan/harapkan. Aamiin,

Masya Allah… tengok lah, kekuatan keinginan, cita, dan asa yang baik itu! yang di kemudian hari Allah izinkan untuk terwujud. Maka, berharaplah dan  Bercita-citalah! Setiap orang berhak memiliki impian dan asa. Ia boleh menggantungkannya setinggi langit, tapi ia harus siap untuk memperjuangkannya sekuat tenaga..
.
“Bekerjalah kalian! karena setiap kalian akan dimudahkan menuju takdirnya masing-masing.”

Komik Islami Lainnnya:

– Sholat Jangan Buru-Buru
– Komik Pahlawan Islam Anas bin Nadhar
– Komik Mantan Napi Berulah Lagi
– Bantuan Dari Allah Saat Kesulitan
– 3 Hal Yang Dilakukan Saat Bangun Untuk Sahur
– Kenapa Dia Begitu Cinta Al-Qur’an

– Hindari Berkata Kotor
– Perang Melawan Hawa Nafsu
– Jangan Mencari Keburukan Orang
– Komik Islami Tentang Cinta
– Jomblo Halu Kepengen Punya Istri

– Komik Islami Pakai Yang Kanan
– Komik Islami Simple
– Jangan Benci Muslimah Bercadar
– Waspada 3 Pintu Menuju Neraka
– Kalau Sholat Jangan Lari Larian

– Perlunya Kerjasama Dalam Rumah Tangga
– Baju Koko Vs Jersey – Komik Islami
– Dunia Hanya Sementara
– Komik Islami Bahasa Inggris
– Komik Islami Tarawih Surat Pendek

– Kisah Pendek Khutbah Jum’at
– Menunggu Punahnya Corona
– Komik Pendek Islami
– Jangan Pernah Menunda Ibadah
– Komik Islami Hitam Putih

– Parno Karena Batuk Corona
– Komik Islami Doa Pejuang Nafkah
– Komik Islami Muslimah Memanah Dan Tahajud
– Komik Islami Hidup Bahagia
– Komik Islami Nasehat Dan Renungan
– Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia Yang Sebenarnya

– Komik Islami Sakit Penggugur Dosa
– Komik Nasehat Islami Adab Menguap
– Lupa Rakaat Sholat – Komik Islami
– Komik Islami Saling Mendoakan
– Hari Pertama Puasa
– Adab Masuk Rumah Kosong

Selamat Membaca.. Bantu Kami Dengan Donasi.. Dengan Kontak Businessfwj@gmail.com

Doa Untuk Keluarga

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

Rabbi awzi’nii an asykura ni’matakal latii an’amta ‘alayya wa ‘alaa waalidayya wa an a’mala shaalihan tardhaahu wa adkhilnii birahmatika fii ‘ibaadakash shaalihin..
.
“Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”.

*claim : gambar ini tidak berkaitan sama sekali dengan kerajaan² baru yg lagi viral di Indonesia. baik dalam hal kerjasama ataupun ideologis..

Bersabar Menghadapi Wabah Penyakit

Lalu Abu Ubaidah berdiri dihadapan Kaum Muslimin dan memotivasi mereka untuk tetap bersabar dalam menghadapi wabah tersebut. Ia menghibur mereka atas musibah yang menimpa mereka, dan memberi mereka kabar gembira bagi mereka yang menjadi korban karena wabah penyakit tersebut. dia berkata,
“Wahai manusia, sesungguhnya penyakit ini adalah rahmat bagi kalian, dan merupakan doa dari Nabi kalian, serta kematian orang-orang shalih sebelum kalian. Sesungguhnya Abu Ubaidah pun memohon kepada Allah untuk memberinya sedikit dari bagiannya.” Penyakit Tha’un terus menyebar di pasukan kaum muslimin, virus ini menjangkiti mereka dan merenggut banyak korban. Wabah terus menyebar, dan tidak ada cara untuk menghindarinya.

Tidak lama berselang, terdengar berita duka bahwa Abu Ubaidah menjadi salah satu korban dari wabah mematikan tersebut. Para sejarawan muslim mencatat sekitar 25.000 sampai 30.000 korban meninggal akibat wabah tha’un di Syam. Salah satu wabah penyakit terparah dalam sejarah Islam.
.
Lihatlah Abu Ubaidah, bagaimana ia memberi kita contoh dalam menghadapi kondisi sesulit apapun. Ia membuktikan pada kita bahwa keteguhan & kesabaran itu bagaikan sebuah emas dalam diri seseorang. Jika kalian menemukannya, maka jangan pernah menukarnya dengan apapun.~
.
semoga Allah meridhoi mereka semua. 🙂
.
.
noted:
penambahan kalimat berdasarkan inisiatif kreator dan tidak ada maksud ingin berdusta, semoga bermanfaat. wallahu’alam.
.

Komik Islami Lainnnya:

– Sholat Jangan Buru-Buru
– Komik Pahlawan Islam Anas bin Nadhar
– Komik Mantan Napi Berulah Lagi
– Bantuan Dari Allah Saat Kesulitan
– 3 Hal Yang Dilakukan Saat Bangun Untuk Sahur
– Kenapa Dia Begitu Cinta Al-Qur’an

– Hindari Berkata Kotor
– Perang Melawan Hawa Nafsu
– Jangan Mencari Keburukan Orang
– Komik Islami Tentang Cinta
– Jomblo Halu Kepengen Punya Istri

– Komik Islami Pakai Yang Kanan
– Komik Islami Simple
– Jangan Benci Muslimah Bercadar
– Waspada 3 Pintu Menuju Neraka
– Kalau Sholat Jangan Lari Larian

– Perlunya Kerjasama Dalam Rumah Tangga
– Baju Koko Vs Jersey – Komik Islami
– Dunia Hanya Sementara
– Komik Islami Bahasa Inggris
– Komik Islami Tarawih Surat Pendek

– Kisah Pendek Khutbah Jum’at
– Menunggu Punahnya Corona
– Komik Pendek Islami
– Jangan Pernah Menunda Ibadah
– Komik Islami Hitam Putih

– Parno Karena Batuk Corona
– Komik Islami Doa Pejuang Nafkah
– Komik Islami Muslimah Memanah Dan Tahajud
– Komik Islami Hidup Bahagia
– Komik Islami Nasehat Dan Renungan
– Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia Yang Sebenarnya

– Komik Islami Sakit Penggugur Dosa
– Komik Nasehat Islami Adab Menguap
– Lupa Rakaat Sholat – Komik Islami
– Komik Islami Saling Mendoakan
– Hari Pertama Puasa
– Adab Masuk Rumah Kosong

Selamat Membaca.. Bantu Kami Dengan Donasi.. Dengan Kontak Businessfwj@gmail.com

Dua Pemuda Yang Berhasil Membunuh Abu Jahal

Keadaan semakin genting..
Diawal bulan Suci itu, Ramadhan..
Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam beserta 313 orang kaum Muslimin terhimpit oleh 1.000 orang musuh di Badar..
.
Ditengah kondisi genting itu, dua anak belia r.a asal Madinah tiba-tiba berkata pada Abdurrahman bin Auf r.a, “Wahai paman, tunjukkan pada kami yang manakah Abu Jahal.”
Mendengar pertanyaan itu, Abdurrahman heran dan balik bertanya, “Mau apa kalian dengan dia?” Mereka menjawab “Aku dengar bahwa dia telah mengganggu Rasulullah saw. di Mekkah. Demi Allah paman, yang jiwa ku dalam genggaman-Nya,! Jika aku melihatnya, pupil mata ini tidak akan berkedip menatapnya hingga salah seorang di antara kami terlebih dahulu tewas!”
Abdurrahman berkata, “Lihatkah orang yang menunggang kuda itu?  dialah orang yang kalian tanyakan.”
.
Lalu melesatlah dua anak muda ini ke tengah pasukan musuh. Padahal ketika itu, Abu Jahal tengah dilindungi oleh orang2 kuat dari kaum musyrikin Quraisy, namun ntah bagaimana keduanya bisa menembus pertahanan itu!
.
Satu tebasan tepat mengenai kaki Abu Jahal dan yang satunya lagi sukses mengenai kaki kudanya hingga membuatnya jatuh tersungkur!
Singkat cerita, akhirnya Abu Jahal tak berkutik tergeletak ditanah dan ditinggalkan begitu saja menuju kebinasaan.

Melalui keduanya, ternyata Allah ta’ala menaruh pelajaran yang sangat berharga.
Allah ingin menghinakan seorang Abu Jahal, orang yang sangat memandang tinggi kedudukan, kekuasaan, menganggap remeh terhadap orang-orang lemah, yang ternyata dikalahkan oleh anak-anak belia  yang diriwaayatkan baru berumur umur 16 th! yang datang ke badar dengan berjalan kaki, berasal dari Madinah dan bahkan belum mengenalnya sama sekali serta bukan berasal dari keturunan Quraisy!

Komik Islami Lainnnya:

– Perlunya Kerjasama Dalam Rumah Tangga
– Baju Koko Vs Jersey – Komik Islami
– Dunia Hanya Sementara
– Komik Islami Bahasa Inggris
– Komik Islami Tarawih Surat Pendek
– Kisah Pendek Khutbah Jum’at
– Menunggu Punahnya Corona
– Hari Pertama Puasa
– Adab Masuk Rumah Kosong
– Jika Penguasa Khusyuk

– Komik Islami Keluarga Bahagia Dalam Islam
– Sholat Jangan Buru-Buru
– Komik Pahlawan Islam Anas bin Nadhar
– Komik Mantan Napi Berulah Lagi
– Bantuan Dari Allah Saat Kesulitan
– 3 Hal Yang Dilakukan Saat Bangun Untuk Sahur
– Kenapa Dia Begitu Cinta Al-Qur’an

– Hindari Berkata Kotor
– Perang Melawan Hawa Nafsu
– Jangan Mencari Keburukan Orang
– Komik Islami Tentang Cinta
– Jomblo Halu Kepengen Punya Istri
– Komik Islami Pakai Yang Kanan
– Komik Islami Simple
– Jangan Benci Muslimah Bercadar
– Waspada 3 Pintu Menuju Neraka
– Kalau Sholat Jangan Lari Larian

Selamat Membaca.. Bantu Kami Dengan Donasi.. Dengan Kontak Businessfwj@gmail.com

Jiwa Membara Ali bin Abi Thalib

Kalau ada seorang pendekar datang mengancam kampungmu, lalu berkata,” Tidak adakah seseorang yang berani bertarung hingga mati?!”, kamu sebagai anak muda, apa yang akan kamu lakukan? bersembunyi? lari? atau keluar maju bertarung?
jika kamu bersembunyi atau lari, itu masih manusiawi. tapi tahukah kamu dulu pernah ada seorang pemuda yang menyahut tantangan serupa?
~
Mari, aku ceritakan sebuah kisah..
Dulu, di tahun ke 5 Hijriah, ditengah peristiwa Perang Ahzab (Khandaq), seorang ‘veteran’ pasukan Quraisy berhasil melompati parit dan mendekat ke tenda pasukan kaum Muslimin. Dialah Amr bin Wudd al Amiri, seorang pendekar pedang yang telah dikenal di seantero Mekkah akan kehebatannya dalam duel one-on-one.

Tak satupun diantara orang-orang Muhajirin yg tidak mengenalnya. Sangking tenarnya, ketika Amr berkata, “Tidak adakah seorangpun yang berani bertarung!?” tidak satupun kaum Muslimin menyambut tantangan tersebut! Tidak Muhajirin, tidak pula Anshar! Bahkan Rasulullah (Shalallahu alaihi wasallam) pun hanya diam menanggapi tantangan tersebut.

Melihat keadaan itu, lalu Ali bin Abi Thalib (Radhiyallahu Anhu) yang ketika itu masih muda, sekitar 28 tahun, jiwanya bergejolak membara.. ia merasa terpanggil dan lalu meminta kepada Rasulullah supaya dia diizinkan untuk turun melawan orang tersebut. Namun Rasulullah menolaknya karena merasa bahwa Ali bukanlah tandingan yang sepadan untuk orang yg sudah banyak makan garam pertarungan pedang itu.
~
Coba tebak sebesar apa Api yang membara dalam dada Ali?
Kau tahu, diriwayatkan bahwa tiga kali Amr menantang untuk perang tanding, tiga kali pula Ali mengajukan dirinya untuk bertarung! padahal tak ada satupun pasukan muslimin yang berani mengajukan diri!
~
Pada akhirnya, Rasulullah mengizinkan Ali untuk maju meski dibalut kekhawatiran jika Ali akan kalah. Namun luar biasanya, Ali mampu mengalahkan (dengan pertolongan Allah) pendekar pedang kebanggaan Quraisy itu. Rasulullah kemudian juga melabeli bahwa pertarungan Ali ini sebagai perbuatan paling mulia sampai hari kiamat.
.
MasyaAllah